STBM LEBIH BERSIH, SEHAT YES, STUNTING NO

STBM LEBIH BERSIH, SEHAT YES, STUNTING NO
PAMSIMAS

Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) adalah salah satu program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia, program ini dilaksanakan di wilayah perdesaan dan pinggiran kota. Dinas Kesehatan, PUPR, BAPPPEDA dan Pamsimas melakukan uji fisik keberfungsian seretna dan uji kwalitas air bersih secara kwalitas kimia dan bakteri dengan pemeriksaan labor.

Program Pamsimas bertujuan untuk meningkatkan jumlah fasilitas pada warga masyarakat kurang terlayani termasuk masyarakat berpendapatan rendah di wilayah perdesaan dan peri-urban. Secara lebih rinci program Pamsimas bertujuan untuk:

  1. Meningkatkan praktik hidup bersih dan sehat di masyarakat;
  2. Meningkatkan jumlah masyarakat yang memiliki akses air minum dan sani-tasi yang berkelanjutan;
  3. Meningkatkan kapasitas masyarakat dan kelembagaan lokal (pemerintah daerah maupun masyarakat) dalam penyelenggaraan layanan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat;
  4. Meningkatkan efektifitas dan kesinambungan jangka panjang pembangunan sarana dan prasarana air minum dan sanitasi berbasis masyarakat;

Dengan Pamsimas, diharapkan mereka dapat mengakses pelayanan air minum dan sanitasi yang berkelanjutan serta meningkatkan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Penerapan program ini dalam rangka mendukung pencapaian target MDGs (sektor air minum dan sanitasi) melalui pengarusutamaan dan perluasan pendekatan pembangunan berbasis masyarakat.

Kabupaten Dharmasraya mendapat program Pamsimas dari tahun 2008 sampai dengan sekarang. sebanyak 129 Jorong yang tersebar di Kecamatan yang ada di Kabupaten Dharmasraya. untuk tahun 2019 sebanyak 18 jorong, dengan 14 jorong dengan dana APBN dan 4 Jorong dana APBD di tambah dengan anggaran DAK Air Bersih sebanyak 10 Jorong yang sudah di lakukan Uni Fungsi Sarana dan beberapa sambungan Rumah/SR. maka dengan adanya program Pamsimas ini akses air bersih untuk masyarakat dapat terpenuhi untuk pencepatan universal akses 100 0 100.

humas dinkes

Share Berita

Komentar Berita