Hj. YOSTA DEFINA, S.Farm. Apt, M.KM
KEPALA DINAS
Berita
Kewaspadaan Terhadap Kabut Asap dan peningkatan Kasus penyakit ISPA!!
Kewaspadaan Terhadap Kabut Asap dan peningkatan Kasus penyakit ISPA!!
Kewaspadaan Terhadap Kabut Asap dan peningkatan Kasus penyakit ISPA!!
Dharmasraya,24 Agustus 2026, — Persoalan yang selalu mengemuka saat musim kemarau di beberapa wilayah di Indonesia ialah kebakaran hutan dan lahan yang tentu memunculkan permasalahan baru, yakni kabut asap. Seperti kita ketahui, kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan, mengandung material yang bisa berdampak negatif bagi kesehatan, antara lain berupa iritasi mata, iritasi kulit, iritasi dan peradangan saluran pernapasan atau dikenal dengan sebutan infeksi saluran pernafasan akut (ISPA).
Semua orang berisiko terkena dampak kabut asap, terutama individu yang memiliki kerentanan seperti Bayi, Balita, ibu hamil, lanjut usia, orang dengan penyakit paru kronik, jantung dan asma.
Dharmasraya memang termasuk daerah rawan karena berbatasan langsung dengan Jambi & Riau yang sering ada kebakaran hutan dan lahan.
Jumlah kasus ISPA di Kabupaten Dharmasraya dalam tiga minggu terakhir (Minggu 30, 31 dan 32) telah terjadi peningkatan Kasus Ispa yaitu masing-masing terjadi 309 kasus, 325 kasus dan 380 kasus.
Untuk mengurangi besarnya ancaman dampak negatif kabut asap terhadap kesehatan, perlu dilakukan upaya pencegahan. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk melindungi diri dari ISPA, diantaranya:
1. Kurangi aktifitas di luar ruangan, upayakan untuk tetap berada di dalam rumah.
2. Tutup jendela untuk mengurangi masuknya udara kotor
3. Menggunakan masker di luar ruangan
4. Nyalakan penyaring udara
5. Minum air putih yang cukup
6. Hindari aktifitas fisik yang terlalu berat
7. Terapkan perilaku hidup bersih dan sehat; serta
8. Segera ke Fasilitas pelayanan kesehatan bila ada keluhan sakit.
