BULETIN SKDR DINKES DHARMASRAYA

BULETIN SKDR DINKES DHARMASRAYA


MINGGUEPIDEMIOLOGIKE-42

*Sumber Data web SKDR tanggal 26 Oktober 2022 pukul 11.00 WIB

KETEPATAN LAPORAN

Ketepatan laporan SKDR Kabupaten Dharmasraya pada minggu ke 42 sebesar 100 % . Semua Puskesmas di Kabupaten Dharmasraya Sudah mencapai Indikator Kinerja Ketepatan Laporan 100%.

Grafik 1. Ketepatan Laporan SKDR Menurut Puskesmas Minggu Ke-42

https://dinkes.dharmasrayakab.go.id/photos/foto/271022020511_1_.jpeg

KELENGKAPAN LAPORAN

Kelengkapan laporan SKDR Kabupaten Dharmasraya pada minggu ke 42 sebesar 100 %. Semua Puskesmas di Kabupaten Dharmasraya Sudah mencapai Indikator Kinerja Kelengkapan Laporan 100%

Grafik 2. Kelengkapan Laporan SKDR Menurut Puskesmas Minggu Ke- 42

https://dinkes.dharmasrayakab.go.id/photos/foto/271022020511_2_.jpeg

PENYAKIT SKDR M38 -- M42 TAHUN 2022

Tabel 2. Jumlah kasus Lima minggu terakhir

https://dinkes.dharmasrayakab.go.id/photos/foto/271022020511_3_.jpeg

Dari tabel di atas Terdapat 4 penyakit yaitu Diare Akut, Disentri, Gigitan Hewan Penular Rabies dan ILI yang selalu dilaporkan selama 5 minggu terakhir di Kabupaten Dharmasraya dengan kasus terbanyak ILI.

GHPR

Grafik 3. Tren Kasus GHPR Kabupaten Dharmasraya M1-M42 Tahun 2022

https://dinkes.dharmasrayakab.go.id/photos/foto/271022020511_4_.jpeg

Dari grafik 3 diketahui bahwa kasus GHPR M32 -- M33 terjadi peningkatan kasus, kemudian menurun pada minggu 38 kemudian naik lagi dengan jumlah kasus yang sangat signifikan pada Minggu 39 dan turun lagi pada M40. Untuk itu diperlukan kewaspadaan terhadap munculnya kasus lainnya mengingat banyaknya populasi anjing liar di Kabupaten Dharmasraya.

RESPON ALERT

Pada Minggu ke 42 dilaporkan penyakit yang menimbulkan Alert dengan distribusi kasus menurut penyakit sebagai berikut :Tabel 1. Respon Alert Menurut Penyakit Minggu Ke- 42

https://dinkes.dharmasrayakab.go.id/photos/foto/271022020512_5_.jpeg

SUSPEK CAMPAK

Grafik 5. Tren Kasus Suspek Campak Kabupaten Dharmasraya M1-M42 Tahun 2022

https://dinkes.dharmasrayakab.go.id/photos/foto/271022020512_6_.jpeg

Dari grafik 5 diketahui kasus suspek campak pada M32 dan M34 terjadi peningkatan kasus dibandingkan dengan minggu sebelumnya, pada M35 -- M39 tidak ditemukan kasus suspek campak. Penyelidikan Epidemiologi dan penatalaksanaan kasus suspek campak dilakukan sesuai dengan juknis yang berlaku. Peningkatan cakupan Imunisasi Campak Rubela diharapkan dapat memberikan perlindungan terhadap anak yang beresiko terhadap penularan penyakit campak.

SUSPEK DENGUE

Grafik 4. Tren Kasus Suspek Dengue Kabupaten Dharmasraya M1-M42 Tahun 2022

https://dinkes.dharmasrayakab.go.id/photos/foto/271022020526_1_.jpeg

REKOMENDASI

1. Petugas Surveilan Puskesmas agar tetap mengirimkan laporan SKDR pada hari senin atau selasa setiap minggunya dan juga tetap mengirimkan ke Petugas Kabupaten. Disamping itu petugas harus memperhatikan keakuratan Laporan agar Indikator ketepatan dan kelengkapan laporan tercapai pada setiap minggunya. 2.Memperhatikan format penulisan pelaporan melalui WA sehingga data yang dikirimkan valid dan terinput pada sistem SKDR. 3.Setiap Puskesmas diharapkan melaporkan semua kasus ILI. Dan setiap kasus ILI yang dilaporkan diharapkan dilakukan pemeriksaan swab PCR/ Antigen sesuai dengan kriteria wilayah untuk meningkatkan deteksi dini kasus covid-19. 4.Semua Puskesmas diharapkan tetap melaksanakan kewaspadaan dan tatalaksana kasus suspek campak, kasus suspek dengue dan kasus GHPR mengingat peningkatan kasusnya yang masih fluktuatif masih banyaknya populasi anjing liar. Ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh petugas surveilans / SKDR puskesmas di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Dharasraya yang sudah mengirimkan laporan SKDR tepat waktu dan lengkap.